Hal-hal yang Tidak Disukai oleh Tipe Intuitive Introvers (IT-I)
Sun, 13 Oct 2024
Follow the stories of academics and their research expeditions
Pada tahun 2024, Adhan Chaniago kembali menerima penghargaan bergengsi dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) atas keaktifannya dalam melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam. Penghargaan ini menandai kali kedua bagi Adhan dalam dua tahun berturut-turut, menunjukkan dedikasinya yang konsisten dalam mendukung pelestarian karya intelektual bangsa.
Sebelumnya, pada tahun 2023, Adhan Chaniago juga telah menerima penghargaan serupa dalam kategori Penerbit Monograf. Tahun 2024, ia kembali diundang dalam rangka Pekan Penghargaan Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (SSKCKR) 2023 yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 18-19 September 2024. Kehadirannya di acara tersebut menjadi bukti nyata komitmennya dalam mendukung program nasional pelestarian karya cetak dan rekam.
Di tengah fakta bahwa jumlah penerbit di Indonesia mencapai 9.996 penerbit pada tahun 2023, dan koleksi karya cetak serta karya rekam mencapai 399.435 eksemplar, peran aktif Adhan Chaniago sebagai Direktur Utama PT Insan Cendekia Mandiri Group menjadi semakin penting. Melalui kepemimpinannya, perusahaan tersebut secara konsisten memenuhi kewajiban penyerahan karya, sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku.
Pelaksanaan SSKCKR merupakan proses penyerahan karya dari pelaksana serah—meliputi penerbit, produsen karya rekam, lembaga negara, kementerian atau lembaga pemerintah nonkementerian, perguruan tinggi, serta pemerintah daerah dan DPRD—untuk selanjutnya dikelola sesuai standar oleh Perpusnas dan perpustakaan provinsi sebagai pelaksana simpan. Kegiatan ini bertujuan untuk menyelamatkan dan melestarikan seluruh karya anak bangsa sebagai warisan budaya, sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang SSKCKR.
Direktur Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan Perpusnas, Emyati Tangke Lembang, menjelaskan bahwa terselenggaranya kegiatan tahunan ini diharapkan dapat meningkatkan penghimpunan koleksi deposit nasional. "Kami berharap tema yang diusung dapat menjadi sumber inspirasi bagi para pelaksana serah untuk terus aktif dan tertib dalam melaksanakan kewajiban sesuai undang-undang," ujarnya. Penghargaan yang diterima Adhan Chaniago diharapkan dapat memotivasi penerbit lain untuk turut serta dalam upaya pelestarian ini.
Prestasi yang diraih oleh Adhan Chaniago tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menginspirasi banyak pihak untuk lebih peduli terhadap pelestarian karya intelektual bangsa. Dedikasi dan konsistensinya dalam memenuhi amanat undang-undang menjadi teladan bagi para pelaku industri penerbitan. Melalui komitmen yang kuat, ia membuktikan bahwa upaya pelestarian budaya bukanlah hal yang mustahil, dan setiap individu dapat berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Sun, 13 Oct 2024
Sun, 13 Oct 2024
Sun, 13 Oct 2024
Leave a comment