Inspirational journeys

Follow the stories of academics and their research expeditions

Adhan Chaniago: Mengukir Prestasi Nasional Melalui Penghargaan Perpusnas 2023

Adhan Chaniago

Sat, 18 Apr 2026

Adhan Chaniago: Mengukir Prestasi Nasional Melalui Penghargaan Perpusnas 2023

Pada tahun 2023, Adhan Chaniago kembali menorehkan prestasi gemilang dengan menerima penghargaan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) dalam kategori Penerbit Monograf. Penghargaan bergengsi ini diberikan dalam rangka Pekan Penghargaan Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (SSKCKR) 2023 yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 6–7 September 2023. Acara ini menjadi momentum penting bagi insan literasi Indonesia untuk berkontribusi dalam pelestarian karya intelektual bangsa.

Penghargaan ini dianugerahkan kepada Adhan Chaniago sebagai Direktur Utama PT Insan Cendekia Mandiri Group atas keaktifannya dalam melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam. Komitmen Adhan dalam memenuhi kewajiban hukum ini menunjukkan dedikasinya terhadap pelestarian kekayaan intelektual dan budaya Indonesia. Sebagai penerbit, ia secara konsisten menyerahkan karya cetak dan rekam yang diterbitkannya kepada Perpusnas, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pelaksana aktif dalam program ini terdiri dari penerbit swasta, penerbit pemerintah, dan produsen karya rekam khusus penerbit elektronik atau e-book yang telah mematuhi ketentuan undang-undang tersebut. Keaktifan PT Insan Cendekia Mandiri Group di bawah kepemimpinan Adhan Chaniago membuktikan bahwa penerbit swasta memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pemerintah untuk mengumpulkan dan melestarikan karya intelektual bangsa.

Direktur Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan Perpusnas, Emyati Tangke Lembang, menyatakan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah guna memotivasi para pelaksana serah agar terus tertib melaksanakan kewajiban sesuai UU SSKCKR. "Dengan penghargaan ini, kami berharap penerbit dan produsen karya rekam semakin giat dalam menyerahkan karyanya, sehingga koleksi nasional kita semakin kaya dan bermanfaat bagi masyarakat luas," ujarnya.

Dalam penghargaan pelaksanaan SSKCKR tahun ini, terdapat enam kategori penerima penghargaan, yaitu kategori karya cetak majalah/buletin, karya surat kabar/tabloid, karya cetak monograf, penerbit perguruan tinggi, penerbit kementerian/lembaga, dan produsen karya rekam (monograf). Penghargaan yang diterima Adhan Chaniago menempatkannya di antara para pelaku industri penerbitan yang berkontribusi nyata dalam pembangunan literasi dan dokumentasi nasional.

Prestasi ini menjadi inspirasi bagi para pelaku usaha dan penerbit lainnya untuk terus aktif dan konsisten dalam memenuhi kewajiban serah simpan karya cetak dan rekam. Adhan Chaniago membuktikan bahwa kepatuhan terhadap regulasi bukan hanya tanggung jawab hukum semata, tetapi juga bentuk dedikasi untuk memajukan dunia literasi dan pengetahuan di Indonesia. Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan kekayaan intelektual bangsa demi masa depan yang lebih cerah.

0 Comments

Leave a comment